Legenda putri wilis
Fiksi berlatar belakang nganjuk
Di tengah-tengah Jawa Timur, terdapat sebuah kota kecil yang bernama Nganjuk. Kota ini terkenal dengan keindahan alamnya yang asri dan tradisi-tradisi yang masih terjaga dengan baik. Di kota ini, terdapat sebuah gunung yang indah dan besar.Namun gunung tersebut sudah lama tidak aktif. Gunung itu dinamakan Gunung Wilis. Walau Gunung Wilis sudah aktif, keindahan alamnya tidak kalah indah dengan gunung merapi yang masih aktif.
Konon katanya, pada zaman terdahulu terdapat gadis yang cantik. Gayanya sangat anggun dan penuh keanggunan. Gadis itu dikenal dengan paras yang sangat cantik. Gadis itu berkulit putih, dan memiliki rambut lurus berwarna hitam yang sangat indah. Gadis itu selalu mengenakan pakaian yang indah, dan aksesoris yang membuat dirinya semakin cantik,serta terlihat anggun. Gadis itu adalah putri dari kerajaan Mataram. Gadis itu bernama Putri Ratih Anarwati. Putri Ratih Anarwati adalah putri ke delapan raja Mataram. Ia memiliki adik dan juga Kakak yang sangat sayang padanya.
Keluarga Kerajaan mataram sangat bahagia dan penuh tawa. Mereka saling menyayangi satu sama lain. Raja Mataram dan permaisuri tidak pernah pilih kasih kepada siapapun. Rakyat mereka juga sangat makmur dan sejahtera.
Suatu hari, kerajaan Mataram sedang menghadapi sebuah perang besar. Dengan berat hati, sang raja terpaksa menyuruh semua putrinya untuk kebur dari kerajaan. Sang raja berharap, jika salah satu putrinya dapat membalaskan perang ini. Maka dari itu, sang raja menyuruh semua putrinya untuk kabur dan bersembunyi. Sebelum diketahui oleh musuh , dan musuh dapat menerobos masuk setelah mengalahkan semua putra raja Mataram.
Putri Ratih Anarwati kabur secepat mungkin ke arah perhutanan. Tepatnya ia berada di kaki Gunung Wilis, dan bersembunyi di sebuah goa yang ia temukan. Putri Ratih Anarwati sempat panik karena ketahuan oleh pasukan musuh dan dikejar. Untungnya Ia berhasil bersembunyi di sebuah goa.
Saat Putri Ratih Anarwati bersembunyi , pasukan musuh mengumpulkan semua keluarganya , dan menghabisinya dengan kejam. Putri Ratih Anarwati melihat semua kekejaman itu dari goa ,tempat persembunyiannya. Putri Ratih Anarwati merasakan sakit yang dalam , dan sangat sedih atas kehilangan keluarganya. Rasa sakit itu , dan semua kesedihannya kini menjadi amarah yang membara, dan dendam yang sangat dalam.
Beberapa saat kemudian , setelah pasukan musuh meninggalkan area kaki gunung , dan perlahan menjauh. Putri Ratih Anarwati segera keluar dari goa dan mencari rumah kecil yang dapat memberinya sebuah makanan.
Dari sisi barat, terlihat sebuah perapian , dan gubuk kecil. Itu adalah tempat tinggal Petapa kaki Gunung Wilis. Tanpa berfikir panjang, Putri Ratih Anarwati segera mendatangi gubuk itu , dan berbicara kepada Petapa itu.
Petapa itu bernama Resi Durwasa. Putri Ratih Anarwati berbicara pada resi agar memberinya makanan. Tetapi ressi memberikan sebuah syarat.
" Jika kau ingin makanan , kau harus menjadi muridku " Ujar Resi Durwasa.
Karena merasa lapar Putri Ratih Anarwati menyetujuinya.
Selama dua belas bulan, Putri Ratih Anarwati menjadi murid Resi Durwasa.Dengan nama samaran ia tidak diketahui oleh musuhnya. Nama samarannya adalah Mbak Gandewi. Selama dua belas bulan itu , ilmu yang diajarkan Resi Durwasa sudah cukup untuk membalaskan dendam kerajaannya.
Karena Rakyatnya dulu yang makmur dan hidup sejahtera kini menderita. Keadilan tidak ditegakkan. Rakyat harus membayar pajak yang sangat mahal,sedangkan harga jual makanan pokok diperjualkan sangatlah murah. Jika rakyat tidak membayarnya ,maka mereka akan di siksa. Dan jika pajak itu menunggak selama beberapa bulan,seluruh keluarga mereka akan dihabisi.
Tetapi sebelum ia pergi ke kerajaan, Resi Durwasa menyuruh Putri Ratih Anarwati untuk bersemedi di goa. Goa itu adalah tempat dulunya ia bersembunyi. Di goa itu dia akan didatangi oleh sosok yang sangat kuat , dan sakti. Sosok itu dapat membantunya untuk menambah kesaktian dan membalaskan dedamnya.
Putri Ratih Anarwati segera pergi ke goa untuk bersemedi selama satu bulan penuh. Ketika berada di goa , Putri Ratih Anarwati didatangi sosok ulat yang sakti. Ular tersebut berwarna putih , dan motif sisiknya yang berwarna keemasan. Ular itu juga memakai sebuah mahkota emas dan memiliki rambut di kepalanya. Ular itu mirip dengan naga tetapi , belum sepenuhnya mirip dengan naga. Ular itu juga tahu maksud kedatangan Putri Ratih Anarwati. Dengan senang hati ular itu membantunya untuk membalaskan semua kejadian yang ia alami.
Setelah satu bulan bersemedi di goa, kekuatan dan kesaktian Putri Ratih Anarwati sudah menyatu dengan sosok ular itu. Tanpa berfikir panjang, ia segera pergi ke gubuk dimana gurunya berada. Putri Ratih Anarwati menemui Resi Durwasa untuk meminta restu. Setelah itu ia pergi menuju kerajaannya.
Dengan seluruh kekuatan dan kesaktiannya, Putri Ratih Anarwati berhasil membalaskan dendamnya , dan menjadi ratu penguasa kerajaan Mataram.
#TugasPekan2
#MasaOrientasi
#SMNbacth8
#Kopling
Komentar
Posting Komentar